Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Kesehatan
Konsumsi Cokelat Merupakan Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak

Hari Valentine atau Kasih Sayang tiba. Bagaimana bunda akan merayakan hari istimewa ini? Jika di tengah keluarga sudah hadir sang buah hati, tentu saja bunda tidak bisa merayakan hari Valentine hanya dengan suami. Anak juga harus diikutkan. Dan bunda tidak perlu khawatir ketika anak makan cokelat. Ini justru menjadi salah satu cara meningkatkan daya tahan tubuh anak

Tidak percaya?

Ada penelitian mengenai manfaat cokelat. Ketika banyak orang yang menganggap cokelat sebagai sumber berbagai masalah kesehatan, ternyata cokelat juga bisa memberikan efek positif. Ini membuat Anda semakin yakin bahwa seburuk apapun ciptaan Tuhan, ternyata ada sisi positifnya. Dalam hal ini, cokelat bisa menjadi makanan yang bisa menguatkan sistem imun tubuh.

Terdengar tidak mungkin? Ini juga yang dirasakan oleh kebanyakan orang. Pasalnya, selama ini, lebih banyak informasi mengenai keburukan atau efek negatif mengkonsumsi cokelat. Padahal, bagaimanpun juga, cokelat itu makanan yang sehat. Untuk itu, bunda perlu tahu bagaimana agar mendapatkan manfaat dari cokelat ini.

Tidak Perlu Takut Jika Anak Makan Cokelat Di Hari Valentine 

Coba bunda sebutkan hal buruk apa yang pernah bunda ketahui dari cokelat. Pernah dengar kan cokelat itu bikin gemuk? Ini yang sering dikatakan oleh kebanyakan orang. Dan memang benar. Banyak penggemar cokelat yang jauh dari predikat pemilik berat badan ideal anak. Ini tidak hanya dialami oleh orang dewasa tapi juga balita.

Mungkin hal itu yang juga membuat bunda tidak ingin anak makan cokelat. Bahkan, bunda tidak ingin mengajak anak hadiri acara Valentine lantaran takut anak makan cokelat dan akhirnya suka cokelat.

Sebenarnya, ada lagi lho efek negatif dari cokelat, yaitu penyebab diare. Ini biasanya dialami oleh anak yang intoleran terhadap laktosa. Bunda tidak ingin kan anak tiba-tiba sakit diare saat merayakan Hari Valentine?

Namun, bunda harus tahu mengkonsumsi cokelat juga bisa menjadi salah satu cara meningkatkan daya tahan tubuh. Ini disebabkan kandungan cokelat berupa antioksidan. Kandungan yang satu ini mampu menangkal radikal bebas sehingga tubuh si kecil tidak mudah diserang penyakit.

Yang perlu bunda lakukan adalah memastikan anak mendapatkan efek positif dari cokelat sambil berupaya agar anak tidak mengalami efek buruk. Berikut ini yang perlu bunda lakukan.

Pilihkan Cokelat Hitam

Ada banyak sekali jenis cokelat. Salah satunya adalah dark chocolate atau cokelat hitam. Ini merupakan cokelat yang paling sehat. Mengapa? Karena cokelat ini mengandung rendah gula. Selain itu, terdapat kandungan antioksidan di dalamnya. Seperti penjelasan sebelumnya, antioksidan inilah yang bakal menangkal radikal bebas. Pada saat yang sama, antioksidan juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak.

Itulah mengapa cokelat hitam itu baik. Mengkonsumsi cokelat hitam bisa menjadi salah satu alternatif atau cara meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak.

Jangan Biarkan Anak Berlebihan Mengkonsumsi Cokelat

Meskipun bunda pilihkan cokelat hitam, jangan sampai anak terlalu banyak mengkonsumsi cokelat ya. Apapun itu, namanya cokelat pasti mengandung gula. Semakin banyak cokelat yang dikonsumsi, semakin banyak jumlah gula yang masuk ke dalam tubuh. Tentu bunda tahu apa yang terjadi selanjutnya, bukan?

Setelah mengetahui informasi tersebut, setidaknya bunda bisa tenang ketika mengajak anak menghadiri acara perayaan Hari Valentine. Ajak saja si kecil. Namun, pilihkan cokelat hitam dan jangan biarkan anak makan berlebihan. Itu kuncinya.

Cara Paling Aman Menikmat Cokelat 

Sebenarnya, sudah sangat bijak ketika bunda memilihkan cokelat hitam untuk sang buah hati. Kandungan gulanya rendah namun tinggi antioksidan. Itu artinya risiko gemuk bisa diantisipasi. Di sisi lain, karena antioksidan di dalam cokelat hitam tinggi, ini akan membuat kekebalan tubuh anak naik.

Namun, ada cara lain yang membuat cokelat menjadi jauh lebih aman, sekalipun dikonsumsi oleh balita. Bagaimana itu? Yaitu dengan menjadikan cokelat sebagai minuman. Namun, ada satu catatan. Ketika proses pembuatan minuman cokelat, bunda tidak menambahkan gula.

Jadi, minuman cokelat dilelehkan dengan cara dipanaskan. Lalu, berubahlah batang cokelat menjadi minuman. Jangan tambahkan gula pada minuman cokelat tersebut. Langsung sajikan untuk sang buah hati.

Atau bunda bisa sajikan cokelat dengan campuran makanan lain. Contohnya saja mencampurkan cokelat pada roti. Atau mencampurkan cokelat dengan jus buah. Dengan demikian, anak menikmati cokelat namun juga kenyang karena adanya campuran makanan atau minuman yang lain.

Pada dasarnya, mengapa cokelat bikin gemuk itu lebih disebabkan adanya rasa ingin makan terus menerus. Ada efek di mana anak bunda ingin terus menerus makan cokelat. Ini yang sebenarnya harus diantisipasi.

Bagaimana cara mengantisipasinya? Salah satunya dengan menyodorkan makanan lain kepada sang buah hati. Buat anak merasa kenyang sehingga ia tidak terlalu tertarik untuk mengambil dan makan cokelat lagi.

Jadi, mungkin bunda perlu mempersiapkan cemilan yang mengenyangkan di acara Valentine. Bunda bisa bawakan roti kesukaan. Bawa juga susu untuk sang buah hati karena susu juga bisa membuat anak kenyang.

Yang pasti, langkah antisipasi diperlukan agar anak tidak terlalu banyak makan cokelat. Dengan demikian, cokelat tidak menjadi makanan yang selalu memberikan efek negatif. Sebaliknya, mengkonsumsi cokelat menjadi salah satu cara meningkatkan daya tahan tubuh. Bunda hanya perlu membantu bagaimana anak mendapatkan manfaat dari cokelat sembari memastikan anak tidak mendapatkan efek buruk dari cokelat tersebut.

Sekarang, bunda merasa lebih tenang mengajak anak ke acara Hari Valentine, bukan? 

Karya : Luciana Soebono

0 0 2